ldii kabupaten bantul yogyakarta
Kamis, 20 Juni 2013
KISAH YA'JUJ MA'JUJ
KISAH YA'JUJ MA'JUJ
Ya’juj dan Ma’juj, atau dalam agama Kristen dikenal sebagai Gog dan Magog, adalah dua suku yang tetutup Radma, demikian istilah dalam Al-Quran. Radma adalah dinding kuat yang terbuat dari campuran besi dan timah. Dinding itu dibuat oleh Raja Dzul-Qornain atas petunjuk pendampingnya, Nabi Khadhir AS.
Dua suku tersebut jumlahnya sangat banyak, tenaganya sangat kuat, tapi juga sangat bodoh. An-Nawawi menulis di dalam tafsirnya: Tiap diri Ya’juj Ma’juj baru akan mati setelah mempunyai seribu keturunan yang semuanya pandai bermain pedang. Mereka dan bangsa Turki berasal dari keturunan yang sama, yaitu dari Yafits, anak Nabi Nuh AS.
Hanya saja, salah satu keturunan Yafits ada yang melahirkan Ya’juj. Ia berkembang terus sampai menjadi sebuah bangsa. Begitu juga awal mula kejadian Ma’juj. Keturunan Yafits yang lain adalah orang-orang Turki yang sekarang kita kenal.
Ahmad meriwayatkan: Dari Ibni Mas'ud: Nabi SAW bersabda: Saya pernah bertemu Ibrahim, Musa, dan Isa di malam Isra’. Saat itu mereka berbicara tentang kiamat. Mereka bertanya pada Ibrahim yang saat itu bersabda, “Saya tidak tahu apa-apa tentang kiamat.” Mereka kemudian bertanya pada Musa, tapi jawabannya sama dengan Ibrahim.
Lantas mereka bertanya pada Isa. Isa bersabda, “Hanya Allah yang tahu kapan itu kiamat. Hanya saja, Allah berfirman bahwa Dajjal akan keluar. Saat itu saya sedang membawa kayu. Dajjal akan luluh seperti timah yang meleleh karena panas ketika melihat saya. Allah menghancurkannya.
”Umat Islam berperang kembali dengan orang-orang Yahudi. Orang Yahudi terdesak, sampai-sampai bebatuan dan pepohonan membantu pasukan Islam menghancurkan Yahudi, “Hai orang Islam, di belakang saya ada orang Yahudi, ke mari, bunuhlah dia.” Umat Islam menang dan berada di atas angin. Mereka kembali ke negeri-negeri mereka setelah sebelumnya terpaksa pindah untuk menyatukan kekuatan melawan Yahudi. Keadaan kembali tenang bagi umat Islam.
Saat itulah kaum Ya’juj Ma’juj keluar dari persembunyian mereka. "Mereka akan muncul pada hari Rabu. Makanannya adalah hijau-hijauan dan manusia," seperti tertulis di kitab Ruhul Maani. Mereka keluar dari perbukitan. Mereka menjajah kota-kota yang dihuni manusia lalu merusak apa saja yang mereka jumpai. Semua air diminumnya.Orang-orang berdatangan padaku melaporkan hal tersebut. Saya berdoa agar Allah membinasakan mereka. Terkabul, Allah membunuh mereka (dengan menurunkan ulat-ulat naghafah). Bangkai Ya’juj Ma’juj memenuhi bumi dan menimbulkan bau busuk.
Allah menurunkan hujan lebat untuk menghanyutkan bangkai-bangkai busuk itu ke laut. Banyak gunung meledak hingga bumi semakin luas. Menurut janji Tuhanku, jika sudah sampai pada keadaan seperti itu, berarti jarak kiamat seperti wanita yang usia hamilnya telah sempurna. Keluarganya tak ada yang tahu, apakah siang atau malam wanita itu akan melahirkan.
Menurut Ahmad, dinding penutup Ya’juj dan Ma’juj disebut ‘Sada’. Dia meriwayatkan: Dari Abi Hurairah: Rasulullah SAW bersabda: Setiap hari, Ya’juj dan Ma’juj berusaha melubangi Sada. Ketika mereka telah berhasil melihat sinar matahari masuk melalui lubang tersebut, pimpinan mereka berkata, “Pulanglah, kalian akan berhasil melobanginya besok pagi!”.
Paginya, mereka kembali untuk merampungkan pekerjaan kemarin sore. Tapi ternyata Sada kembali utuh seperti semula. Mereka lubangi lagi, esoknya utuh lagi. Dilubangi lagi, utuh lagi. Ribuan tahun mereka dengan bodohnya terus mencoba melubangi Sada, tapi belum berhasil. Mereka sudah sangat lelah dengan kegiatan harian mereka yang tidak pernah menunjukkan hasil.
Namun, Allah telah menghendaki mengutus Ya’juj Ma’juj agar menyerang manusia. Suatu sore, seperti biasa, mereka berhasil membuat lubang sampai bisa melihat sinar matahari. Pemimpin mereka berkata, “Pulanglah, kalian akan berhasil melobanginya besok pagi, insya Allah!”Paginya, mereka kembali meneruskan pekerjaan. Rupanya Suda tetap dalam keadaan berlubang seperti mereka tinggalkan kemarin sore. Hari itu, mereka berhasil membuat lubang menjadi lebih besar sehingga mereka bisa keluar untuk kemudian menyerang manusia.
Ya’juj Ma’juj meminum perairan (ada yang meriwayatkan Perairan Tiberias/Thobariyyah). Orang-orang berlarian ke dalam benteng mereka. Ya’juj Ma’juj berhasil mengalahkan penduduk bumi. Mereka meluncurkan anak panah mereka ke langit dengan maksud menaklukkan penduduk langit.Anak panah mereka turun dengan berlumuran cairan seperti darah. Mereka berkata, “Penduduk bumi telah kita hancurkan dan penghuni langit telah kita taklukkan.
”Allah kemudian mengutus ulat-ulat naghafah (seperti hama hewan ternak) untuk menyerang tengkuk-tengkuk dan membunuh Ya’juj Ma’juj.Binatang pemakan daging akan menjadi gemuk. Mereka bersyukur karena daging dan darah Ya’juj Ma’juj melimpah ruah.
Sumber: Mulungan.org
TANGGAPAN LDII BOGOR
Berkembangnya pemberitaan atas protes massa atas ceramah di masjid
UIKA yang cenderung menyudutkan LDII, kami DPD LDII Kota Bogor
memberikan klarifikasi atas peristiwa tersebut.

Kami menyayangkan peristiwa itu
terjadi, karena peserta tidak dapat menahan diri menanggapi provokasi
Ust Adam Amrullah yang melakukan kampanye negatif terhadap LDII. Fakta
lain yang DPD LDII Kota Bogor temukan saat mempelajari video dan foto,
adalah tidak ada warga LDII yang melakukan pemukulan maupun perusakan
fasilitas masjid, ataupun menggunakan sepatu ke dalam masjid.Yang kami temukan adalah kerusakan mimbar khotbah akibat pengurus masjid Ust. Muhajir yang memanjat mimbar yang di dalamnya terdapat Al-Quran. Karena material mimbar yang rapuh, maka Ust Muhajir terjatuh dan menimpa Al-Quran. Selanjutnya dari video tersebut kami menemukan seseorang mahasiswa yang menggunakan kaos kaki, bukan sepatu ataupun sandal seperti yang ramai ditulis di media massa.
LDII juga tidak memobilisasi massa, karena surat undangan dialog diskusi oleh Ust Adam Amrullah bersifat terbuka untuk umum dan genting. Jadi LDII tidak bisa memastikan keributan tersebut dilakukan oleh warga LDII maupun umat Islam lainnya.
Adapun kronologi kericuhan tersebut sesuai wawancara dengan Ketua PC LDII Tanah Sareal dan rekaman video peristiwa adalah sebagai berikut :
Jumat 14 Juni 2013 pukul 13.00
• Warga LDII mendapatkan informasi dari selebaran mengenai adanya diskusi membongkar kesesatan LDII dari Ust Adam Amrullah.• Ketua PC LDII Tanah Sareal Kota Bogor H Iskandar melaporkan hal tersebut kepada pihak Polsek Tanah Sareal. Setelah melakukan pengecekan lokasi, pihak Polsek Tanah Sareal tidak dapat mengintervensi kegiatan dikarenakan kegiatan dilaksanakan di dalam kampus dan diketahui oleh Pembantu Rektor III.
Pukul 20.00
• Pengurus DPD LDII Kota Bogor dan Ketua PC LDII Tanah Sareal meminta warga LDII tidak terprovokasi dan apabila ada yang menghadiri acara tersebut, supaya tidak melakukan tindakan anarkistis. Pengurus DPD LDII Kota Bogor menemui panitia di Masjid Al Hijr UIKA, tempat lokasi penyelenggaraan acara tersebut. Ternyata Pengurus DPD LDII Bogor tidak berhasil menemui panitia, melainkan hanya bertemu dengan dua orang mahasiswa biasa.
• Pengurus DPD LDII Bogor berinisiatif menelepon panitia/contact person yang tercantum dalam brosur yang selanjutnya diketahui bernama Ahmad (087870136023). Ahmad tidak bersedia menemui kami dengan alasan sedang persiapan ujian, akhirnya pembicaraan dilakukan via telepon. Adapaun isi pembicaraan:
1. Pengurus DPD LDII Kota Bogor menyarankan agar diskusi dengan Ust Adam Amrullah dibatalkan namun acara ruqiyah boleh tetap dilanjutkan. Mengingat apa yang disampaikan Ust Adam Amrullah bersifat provokatif, justifikatif, dan mendeskreditkan LDII. Saran tersebut disampaikan agar tidak ada gejolak besar dari warga LDII sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sdr Ahmad mengatakan bahwa semuanya sudah dipersiapkan
2. Sdr Ahmad menjawab panitia telah menyiapkan pengamanan yang terdiri dari anggota Menwa, Tae-kwondo, dan Merpati Putih.
3. Sdr Ahmad mempersilakan warga LDII datang asal tetap beretika dan bermoral apalagi ini dilingkungan akademis. Sdr Ahmad seperti tidak sadar bahwa acara yang dia helat adalah acara yang tidak beretika dan bermoral karena memecah belah umat Islam. Sementara temanya bersifat provokatif dan mengesampingkan etika moral secara intelektual.
4. Atas jawaban Sdr Ahmad, Pengurus DPD LDII Kota Bogor menegaskan tidak bisa menjamin warga LDII atau umat Islam lain, tidak melakukan tindakan anarkistis.
5. Akhirnya Sdr Ahmad mengaku bahwa dirinya hanya penerima pendaftaran bukan panitia yang bertanggung jawab pada acara tersebut. Setelah menanyakan nama peserta Sdr Ahmad menutup telepon dan tidak bisa dihubungi kembali.
Sabtu, 15 Juni 2013 Pukul 08.30
• Acara dimulai, dibuka dengan pembacaan ayat Al-Qur’an dan sambutan ketua panitia yang berisi biodata Adam Amrullah dan berapa lama Adam Amrullah berada di lingkungan pengajian LDII.• Selanjutnya Adam Amrullah masuk ruangan dan mengambil tempat di pojok kiri di mana laptop dan infocus disiapkan. Seluruh peserta merapat ke arah Adam Amrullah dengan membentuk lingkaran sesuai permintaan panitia. Adam Amrullah juga mengatakan, “Saya tahu bahwa disini juga hadir dari LDII………… Assalamualaikum,” katanya.
• Adam Amrullah mulai membuka slide. Sekitar 2 menit setelah Adam Amrullah memberi pemaparan, terdapat peserta yang melakukan interupsi yang justru ditanggapi dengan keras oleh Adam Amrullah, bahwa acara ini peserta dilarang melakukan interupsi. Ketegangan ini mengakibatkan seluruh peserta berdiri dan merangsek ke arah depan.
• Panitia dengan cepat mengamankan Adam Amrullah dengan menarik ke arah mimbar dan dilakukan pagar betis. Adu mulut dan dorong-dorongan terjadi sekitar 30 menit. Peserta dari warga LDII meminta Adam Amrullah dikeluarkan dari lingkungan UIKA karena merusak ukhuwah islamiyah antara LDII dan UIKA yang sudah terbangun selama lebih dari 30 tahun.
• Ust Muhajir (salah satu penanggung jawab acara) memberikan jaminan bahwa acara akan dihentikan. Peserta berhasil ditenangkan, Adam Amrullah dimasukan ke ruangan khusus oleh panitia. Meskipun Sdr Muhajir meminta peserta bubar dan menjamin bahwa Adam Amrullah akan dikeluarkan dari kampus, namun peserta tetap bertahan di lokasi untuk memastikan Adam Amrullah benar-benar dikeluarkan dari kampus.
• Saat meminta massa tenang, Ust Muhajir berdiri di atas mimbar yang rapuh, yang berakibat mimbar rusak berantankan dan Ust Muhajir secara tidak sengaja menginjak Al-Quran.
• Adapun negosiasi antara Ust. Muhajir dan Ketua PC LDII Tanah Sareal :
a. Ust Muhajir memohon agar warga LDII bubar dan menjamin bahwa acara ini ditutup dan Adam Amrullah dikeluarkan. Ust Muhajir tidak berani membawa Adam Amrullah keluar sebelum massa bubar
b. Karena Mimbar mesjid rusak dan ada beberapa panitia yang terpukul maka Ust Muhajir berjanji tidak akan melakukan pelaporan kepada kepolisian.
Pukul 11.30
• Adam Amrullah dan beberapa panitia dibawa ke polres oleh polisi dengan menggunakan mobil UIKA.• Karena PC dan Ust Muhajir sepakat untuk tidak saling melaporkan maka Ketua PC LDII Tanah Sareal tidak membuat surat pengaduan ke Polres, sehingga Polres tidak dapat menahan Adam Amrullah karena dianggap tidak ada pengaduan.
Demikian pernyataan DPD LDII Kota Bogor dan kronologi peristiwa. Dengan demikian semoga semua pihak dapat menahan diri dan tidak terjadi kesimpangsiuran informasi yang justru memecah belah kerukunan antar umat Islam. DPD LDII Kota Bogor menghimbau media massa dan semua pihak melakukan konfirmasi, dan media massa melakukan peliputan berimbang, cek ricek, dan coverboth side, agar tidak ada pihak yang terzalimi dalam pemberitaan mengenai keributan di UIK.
diambil dari : http://www.ldii.or.id/in/n/o/1152-tanggapan-dpd-ldii-kota-bogor-atas-keributan-di-masjid-uika.html
Langganan:
Postingan (Atom)